Harga Sewa Alsintan Di Dinas Pertanian Boltim Mencekik Petani

 

 

Suarahebat.co.id, Boltim - Para petani di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Kecamatan Tutuyan, tepatnya di desa Tutuyan II mengeluh soal  harga sewa  Alat dan mesin pertanian (Alsintan) dinilai mencekik petani.


Pasalnya, sejumlah warga membeberkan bahwa, Alsintan yang dipinjam disewakan oleh  operatornya dengan nominal harga Rp 1,5 juta  per hektare dengan hitungan tanpa durasi waktu, artiny jika pekerjaan dikerjakan oleh alat hanya 1 atau 2 jam, maka operator dan alat atau mesin (trakctor) langsung pulang "Mesin Alsintan saya sewa Rp 1,5juta per hektare tanpa ada pengaturan durasi waktu. Terantung besar kecilnya lahan yang digarap. Kami merasa sangat mahal, dalam penyewahan Alsintan ini" jelas, petani yang namanya enggan dipublis.


Tak hanya itu, beberapa hari lalu, saya menyewa Alsintan jenis tractor seharga  Rp 6 juta dengan luasan area 4 hektar "Nah,  dalam 4 hektar itu, pekerjaan operator dan Alsintan tidak sampai 1 hari dan dibayar 6 juta" keluhnya, saat bersua awak media ini yang turut diiyakan sejumlah petani.


Mereka (petani-red) menambahkan, belum lagi saya hanya menyewa lahan garap Rp 750 ribu per hektare dalam  sekali panen, ditambah lagi kami bayar mesin rontok jagung "Semuanya dengan biaya. Namun yang kami keluhkan soal penyewahan Alsintan yang harganya melangit. Padahal setahu Saya, Alsintan itu bantuan dari Pemerintah pusat yang dibagikan kepada pelaku petani, secara gratis melalui Dinas Pertanian daerah. Tetapi, nyatanya tak seperti itu dan sangat beda. Bukanya gratis, tapi sebaliknya harga sewanya dari Dinas justru  membuat kami petani susah" keluhnya.


Menanggapi terkait sewa Alsintan, Kepala bidang (Kabid) Pertanian, Erman Harirustam Mokodompit mengatakan, Alsintan gratis dari pemerintah pusat itu tidak ada "alsintan dari pusat itu hanya diberikan kepada dinas pertanian daerah,makanya mulai dari perawatan,dan penyewahanya harus ke dinas sesuai prosedur juga perbup" jelasnya, pada Kamis 14 October 2021 siang tadi.


Kemudian,terkait penyewahan alsintan traktor,kalau dari dinas sendiri hanya sekitar, 300ribu per hektar untuk biayaya perawatan nya.dan untuk bensin dan operator nya mereka petani yang tanggung.tambahnya.

(Dons)

Komentar Via Facebook :