Klarifikasi Dan Permintaan Maaf Pihak DNA Cafe Terkait Print Struk Dengan Tagihan Pajak 14 %

Owner DNA Bersama Perwakilan Konsumen

SUARAHEBAT.CO.ID | BITUNG -- Pihak DNA Cafe and resto bersama Dispenda Bitung akhirnya meminta maaf terkait kesalahan sistem yang di tagihkan saat print pembayaran struk makanan dan minuman tertera pajak 14%  kepada salah satu konsumen yang juga sebagai ketua Umum Persatuan Lintas Adat Agama dan Budaya (POLA) Puboksa Hutahaean, pertemuan dilaksanakan di DNA Cafe Jln. Wolter Monginsidi girian weru dua Kecamatan Girian Kota Bitung, Senin (22/11/2021) Pukul 17.00 WITA.

Dalam pertemuan tersebut, Owner DNA menyampaikan permohonan maaf sekaligus menjelaskan bahwa alat atau aplikasi berbayar cashier yang digunakan sering error sehingga terjadi perubahan digit dan bahkan pajak 10 persen kadang juga tidak tercatat dan tertagih.

"Kami memohon maaf atas kesalahan sistem yang terjadi, kami telah mengganti aplikasi pembayaran berbayar yang kadang error dengan alat perekam milik dispenda sehingga setiap transaksi dapat langsung terbaca atau terlapor otomatis ke dispenda," Ujar Owner DNA Cafe.

Sementara itu, Perwakilan konsumen sekaligus sekjen POLA Muhammad Rasubala menerima permintaan maaf serta tidak akan lagi memperpanjang permasalahan tersebut.

"Pada intinya pengurus pola menerima permohonan maaf dari pihak DNA dan berharap kejadian ini mendapat hikmah kedepan agar kemudian Pendapatan Asli Daerah (PAD) bisa meningkat disubsektor tersebut" Pungkas Rasubala.

Rasubala juga berharap kepada pihak Dispenda selaku pengawas, untuk lebih meningkatkan pengawasan agar tidak terjadi lagi kesalahan dalam potongan pajak yang dibebankan kepada konsumen sehingga pendapatan daerah benar dapat dirasakan oleh masyarakat serta tidak ada lagi pihak yang merasa dirugikan.

"pengawasan dari instansi terkait bisa lebih ditingkatkan sehingga proses peningkatan pendapatan asli daerah benar benar dapat dan dirasakan oleh masyarakat" Ujar Rasubala.

Perwakilan pihak Dispenda yang hadir dalam pertemuan tersebut akan tetap meminta data transaksi selama bulan oktober 2021 untuk merampungkan proses investigasi.

Sebelumnya, telah terjadi kesalahan sistem saat print struk pembayaran makanan dan minuman dengan total Rp.350.200 sudah termasuk pajak 14 persen di DNA Cafe pada Kamis (21/10) Pukul 13.19 WITA, hal tersebut kemudian di pertanyakan oleh konsumen karena berdasarkan UU No. 28 thn 2009 tentang Pajak dan retribusi maka diperdakan, Perda No 4 tahun 2017 tentang Pajak Daerah termasuk di dalamnya cafe dan resto sebesar 10 persen.


(JW)

 

Komentar Via Facebook :